Jumat, 17 Februari 2012

WANITA ITU HARUS CANTIK DAN PINTAR



Apabila ada yang tidak sependapat dengan judul saya diatas, boleh lempar bata.. Boleh juga mencaci maki saya di comment. Saya siap mendapat segala macam kritik sepedas apapun. Hehehe.. Tetapi, memang begitulah menurut saya. Seorang wanita harus cantik dan pintar.
First : cantik.
Di Jepang, kulit itu adalah kunci dari kecantikan. Wanita di Jepang mempunyai kulit lembut & cantik tanpa bekas, terutama di wajah mereka. Sedangkan Wanita di India mencampur turmeric, lemon, dan honey untuk dioleskan ke kulit mereka, pada hari-hari perayaan seperti pernikahan atau acara keluarga. Mereka selalu memakai perhiasan, dan baju yang berwarna terang serta tanda merah di dahi mereka pada saat-saat tertentu.
Di Ethiopia, cantik itu adalah bekas luka cakar. Luka bekas di Ethiopia bukanlah luka yang tidak disengaja, justru mereka sengaja membuatnya sendiri dengan cara menyayat perut mereka. Dan di Indonesia, cantik berarti langsing.
Sedangkan menurut saya, cantik itu tidak hanya sebatas fisik. Sebagai wanita, memang sih harus berusaha untuk tetap cantik. Cantik disini berarti, berusaha untuk terlihat rapi menurut saya sudah cukup, dan jangan pernah lupakan arti cantik dari dalam. Karena, perilakulah yang dapat memancarkan kecantikan wanita yang sesungguhnya. Behave girls.. ^_^
Karena setiap wanita memiliki sudut cantiknya masing-masing. Right?? Jika wanita itu seorang guru, menurut saya dia akan terlihat lebih cantik saat mengajar murid-muridnya. Jika dia seorang dokter, maka dia akan lebih cantik saat mendiagnosa pasien. Begitu juga seorang nutritionist, dia akan terlihat cantik saat membantu seseorang menyelesaikan masalah gizinya.. hehehe… ^_^
Second : Pintar
Pintar menurut saya adalah, seseorang yang bisa menguasai bidangnya secara keseluruhan. Jadi, kalau jadi dokter yaa menguasai medis. Kalau jadi guru yaa menguasai metode pengajaran yang baik, dan kalau jadi nutritionist yaa harus menguasai segala sesuatu yang berhubungan dengan gizi dan kesehatan.. ^_^

Jadi apapun kita, itulah yang harus ditekuni, karena orang lain tidak bisa menjadi diri kita begitupun kita tidak bisa menjdai seperti mereka.
Be smart and beautiful.. always.. ^_^

Kamis, 09 Februari 2012

Rumah Jambuluwuk



This is really beautiful place at Batu, East Java, Indonesia. Yeah, this is my country, Indonesia. Did you ever heard Bali? Or have you visit Bali yet? You know Bali is also in Indonesia. But, beautiful places in Indonesia not only in Bali. ^_^
The name of this Beautiful place is Rumah Jambuluwuk. Located on the altitude of 1050m about sea-level, surrounded by mountains, forests, hills, and the city of Songgoriti, RUMAH JAMBULUWUK BATU exudes the breathtaking view that will make your stay special, along with BUKIT BALE AGUNG NUSANTARA EMAS that carries the well known local tradition (http://www.rumahjambuluwuk.com/batu/about.php?abid=amFtYnV8MXxhYm91dA==).
when I was first invited to go there, I was confused and wondering what kind of place it is. His name is unique, and I never imagined that it was a resort. ^ _ ^
However, after arriving there, I was really fascinated by what I saw. The scenery was very beautiful. poor city lights flashing, the lights of cars passing through the BATU city streets. It's really like in the hill of stars. Especially when I stay at the resort at the top, WOW, thatwas very beautiful scenery. I love that.
This is the pictures that I get in Rumah Jambuluwuk.














Rabu, 08 Februari 2012

Magic Of Mangosteen


The purple mangosteen (Garcinia mangostana), colloquially known simply as mangosteen, is a tropical evergreen tree believed to have originated in the Sunda Islands and the Moluccas of Indonesia. The tree grows from 7 to 25 m (20–80 ft) tall. The fruit of the mangosteen is sweet and tangy, juicy, and somewhat fibrous, with an inedible, deep reddish purple-colored rind (exocarp) when ripe.[1] In each fruit, the fragrant edible flesh that surrounds each seed is botanically endocarp, i.e., the inner layer of the ovary.[2]
The purple mangosteen belongs to the same genus as the other, less widely known, mangosteens, such as the button mangosteen (G. prainiana) or thecharichuelo (G. madruno).
A description of mangosteen was included in the Species Plantarum by Linnaeus in 1753.

Mangosteen is primarily consumed fresh, but is also canned and used to make juices and jellies.
Nutritional composition per 100 g mangosteen fruit
Carbohydrate
6-20 g
Fat 
0.1-1 g
Protein 
0.6 g
Calcium 
7-11 mg
Phosphorous 
4-17 mg
Potassium
19 mg
Iron 
0.2-1 mg
Vitamin A 
14 IU
Vitamin B1
0.03 mg
Vitamin B2 
0.03 mg
Niacin 
0.3 mg
Vitamin C  
4.2-66 mg
The fruit rind is ground and used in the treatment of diarrhea and dysentery, and for skin diseases. A tea made from the leaves and bark is used to lower fever and for urinary disorders. The tree, with its glossy green leaves and symmetrical shape, is also a beautiful ornamental. 

Why I Called this fruit is “Magic Fruit”? Someday I went to the market with my mother. Then, we approached the seller mangosteen. There is nothing strange in the mangosteen displayed. Many flowers sprinkled over the fruit. According to the mother, because of the mangosteen fruit is magic. Yes, I see there is the mangosteen fruit color is much prettier than the mangosteen fruit that is not sprinkled with flowers. Some say that the mangosteen is the queen of fruits, probably because of the mangosteen is the "QUEEN" why he was fond of flowers. hahahaha

Selasa, 07 Februari 2012

The Name of Motivation ^_^

Pernahkah anda memiliki motivasi yang sungguh besar untuk melakukan sesuatu? Anda ingin meraih hal itu dengan cara apapun, rela mengorbankan apapun juga demi mendapatkan hal itu? Darimanakah motivasi itu berasal? Dari dalam diri anda, atau dari orang-orang sekeliling anda? Dan betapa motivasi itu adalah pembangkit semangat anda disaat anda jenuh dalam proses, maupun disaat anda mulai ingin menyerah saja.
Sedikit cerita dari saya, ketika Saya belum lulus.. oh salah, maksudnya belum dapet ijazah. Tapi udah dapet surat keterangan lulus dari kampus. Saat itu saya berpikir, “waah, males banget kalo nganggur dirumah sambil nunggu kuliah S1. Gak ada kesibukan, pemasukan kecil (soalnya Cuma dapet uang saku dari ortu yang nominalnya setara dengan nominal anak kuliahan pada umumnya), pengeluaran tambah gede (soalnya semakin lama di rumah, semakin sering diajak hang out ma temen2 dan ngeluarin banyak duit), galau meningkat, kemalasan semakin melanda (soalnya kalo dirumah gak bakal belajar, wong kuliah aja jarang belajar. XiiXiiXii ^_^), dan parahnya apa yang udah saya dapet selama kuliah gak bakal berkembang, alias stuck. Istilah jawanya, mandeg jegreg ra obah blas. Hahaha..”
Yeah… keputusan yang saya ambil saat itu “saya harus cari kerja, saya harus dapet duit sendiri, setidaknya cukup buat diri sendiri.” Dan konyolnya, inilah pikiran saya selanjutnya “saya mau cari kerja di Surabaya, karena *dia* juga berada di Surabaya, setidaknya kalo dia memang ngga ada hati sama saya, saya sudah membuktikannya.” :P
Anda boleh saja tertawa melihat motivasi saya, tetapi memang seperti itulah keadaannya, dia adalah motivasi saya. Dan saya sadar saat itu, dengan kenekatan seperti itu, saya harus siap dengan konsekuensi terburuk (anda pasti sudah bisa menebak apa itu). Dengan motivasi itulah akhirnya saya berada di Surabaya. Menjalani hari-hari saya untuk bekerja, dan juga untuk mengenalnya. Lalu, tahukah anda apa yang terjadi disaat saya benar-benar jenuh? Ya, dia masih tetap menjadi motivasi terbesar saya untuk tetap berada di Surabaya.
Dan pada suatu hari, saya menyadari bahwa apa yang menjadi tujuan saya sudah tercapai. Karena itulah kejenuhan di tempat kerja sudah tidak bisa terbendung lagi. Saya pun resign, kembali ke kota asal saya. Tetapi, *dia* yang ada di kota Surabaya, tetap menjadi motivasi saya.

Senin, 06 Februari 2012

Karena Jodoh Adalah Kehendak-Nya


Girls, do you have a boyfriend?? Hmm... tenang, ini bukan mau ngebahas tentang doktrin jangan berpacaran ato sejenisnya... Tapi juga bukan membenarkan berpacaran yang kelewatan.. :D
Seperti yang selalu diomongin banyak orang, jodoh,hidup,mati, dan rezeki, semuanya itu ditangan Tuhan YME.
Naaah, itulah yang mau aq tulis disini..

Karena jodoh adalah kehendakNya, jadi jangan pernah mendahului Allah. Jadi, bagi yang sekarang punya pacar, bukannya mau melarang buat sayang sama pasangan, tapi cobalah sayangi sekadarnya, tidak berlebihan. Jika suatu saat nanti dia bukan buatmu, sakit siih, tapi gak sesakit kalo sayangnya berlebih kan???

Karena status "in realitionship" itu bukanlah sebuah jaminan. Sekalipun udah pacaran sampe belasan tahun, kalo Allah ngga mengijinkan, ya ngga bakal jadi.. bener ngga??? So, Jaga diri kalian baik-baik girls.. :)
Ngga jarang juga semasa pacaran, kita dikenalin sama orang tua mereka.. Apakah itu juga jaminan? Pikir-pikir dulu deh... :D
Semalam aq ngobrol sama seseorang, dengan pembahasan "ditinggal nikah sama pacar" ingat yaa PACAR...
Dan orang itu pun berkata "yaah, sudah banyak kasus seperti itu. walaupun udah kenal baik sama keluarga, atau udah sering ketemu sama orang tuanya, memangnya itu bisa menjamin bakal nikah? ngga khan?"

Yaaa, saaat itu aq benar-benar menyadari, memang pacaran itu ibaratnya proses saling mengenal. Tapi, memang bukan sebuah jaminan...

Jumat, 03 Februari 2012

Catatan Hati untuk seseorang


Siluet senja abdi negara
Keberadaanmu tak selalu ada disisiku karena kewajibanmu. kondisi itu terkadang menyesakkan hati disaat perasaan tak bisa lagi berkompromi.
Tapi, aku tau itulah konsekuensi yang harus dihadapi.
Tinggal satu kota, bukan berarti bisa bertemu denganmu setiap hari, sesuka hati.
Kau selalu menjelaskan padaku tentang kesibukanmu, kegiatanmu, dan tugas-tugasmu.
Mau ataupun tidak, aku harus menerimanya.

Itulah yang membuat waktu-waktu saat bertemu denganmu adalah waktu yang berharga.
Dan itu juga yang membuat waktu-waktu saat bersamamu tidak pernah cukup.

Kau mengajarkanku untuk tidak hanya memikirkan diri sendiri.
Kau mengajarkanku untuk lebih mandiri tanpa mengharap bantuan orang lain.
Kau mengajarkanku untuk memilah prioritas.
Kau mengajarkanku untuk semakin realistis.

Terkadang aq merasa dilupakan karena kesibukanmu.
Tapi aq yakin, kau masih meluangkan sedikit waktu diantara semua kesibukanmu itu.


♥♥♥Aq menyayangimu♥♥♥

Jumat, 06 Januari 2012

Malaikat Kecil


Namanya Naila, dia baru berusia 2 tahun. Tanpa orang tau, dia normal, dia ceria, aktif, dan bisa melakukan apa yang memang seharusnya dilakukan oleh anak usia 2 tahun. Tetapi, dia tidak bisa disamakan dengan anak normal seusianya. Dan jika dia bisa memilih, ataupun aku bisa merubah sesuatu layaknya Allah Tuhan YME, aku ngga mau penyakit itu menyerangnya. Ya, dia sakit, dia mengidap tumor di limpanya. Itu yang aku tahu selama ini. Namun, diagnosa dokter belom bisa ditegakkan. Ada yang bilang tumor itu di limpanya. Ada juga yang bilang, itu menempel di ginjalnya. Apapun itu, aku hanya berharap untuk kesembuhannya.

Hari ini kali ketiga aku ke rumah sakit. Pertama kali aku kesana, itu hari dimana naila baru masuk. Masih teringat saat2 aku berada di UGD, mendengar dokter2 itu berbincang tentang penyakit naila. Mendengar naila menangis sampe serak agar dia dibawa pulang. Ya, setiap anak pasti tau dokter. Setiap anak juga menganggap kalo ada yang menyuntik2, itu pasti dokter. Naila pun begitu. Sebelum berangkat ke rumah sakit, di rumah dia merengek sampe nangis minta dibawa ke dokter. Benar2 pemaksaan supaya dia segera berangkat (anaknya sendiri yang maksa) padahal orang tuanya masi sibuk ini dan itu. Sesampainya di UGD, dia masih ceria. Tapi, begitu dokter mengeluarkan stetoskop, dan mulai memeriksa, dia mulai resah, berangkat USG, dia langsung nangis…………………….

*tunggu lanjutannya* :D